BALANGAN – Seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) berhasil menyelesaikan proyek individu yang inovatif di Desa Kapul. Langkah tersebut berupa pembuatan dan pemasangan plang sejarah desa sebagai upaya melestarikan warisan budaya lokal. Selain itu, program ini bertujuan agar generasi muda dan pendatang dapat lebih mudah memahami asal-usul desa tersebut.
Proyek ini mendapat apresiasi positif dari tokoh masyarakat setempat karena membantu mendokumentasikan narasi sejarah yang selama ini hanya tersebar secara lisan.
Inisiatif Pelestarian Sejarah Lokal
Mahasiswa KKN tersebut merancang plang sejarah ini setelah melakukan riset mendalam dan wawancara dengan para sesepuh desa. Awalnya, banyak informasi sejarah desa yang belum tercatat secara formal dalam bentuk media publik. Namun demikian, melalui karya individu ini, narasi penting mengenai identitas Desa Kapul kini terpampang dengan jelas di titik strategis.
Selanjutnya, proses pembuatan plang menggunakan bahan yang tahan lama agar dapat bertahan di tengah cuaca ekstrem. Dengan demikian, warisan informasi ini akan terus terjaga untuk jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, keberadaan plang ini menjadi simbol kebanggaan baru bagi warga Desa Kapul.
Baca Juga:Bawaslu Batola Sesuaikan Jam Kerja Selama Ramadan
Dampak Positif bagi Pendidikan dan Wisata
Kehadiran plang sejarah ini memberikan edukasi visual yang menarik bagi setiap orang yang melintas. Oleh sebab itu, para pelajar di Desa Kapul kini memiliki referensi langsung mengenai tanah kelahiran mereka. Berbeda dengan metode penyampaian sejarah konvensional, plang ini menyajikan poin-poin penting secara ringkas dan padat.
Akibatnya, minat masyarakat untuk menjaga kelestarian budaya lokal semakin meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UMB berharap agar inisiatif ini dapat memicu munculnya program serupa di desa-desa lain. Dengan demikian, potensi wisata sejarah di wilayah Balangan dapat terus berkembang di masa depan.
Harapan bagi Keberlanjutan Program
Mahasiswa tersebut menyerahkan hasil karyanya secara resmi kepada perangkat desa sebagai bagian dari pengabdian masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang baik selama proses pengerjaan menjadi kunci utama keberhasilan proyek individu ini. Dengan demikian, Desa Kapul kini memiliki aset informasi berharga yang dapat meningkatkan profil desa.
Kesimpulannya, pemasangan plang sejarah oleh mahasiswa KKN UMB merupakan langkah nyata dalam menjaga memori kolektif bangsa. Oleh sebab itu, mari kita hargai setiap upaya pe
















