MARABAHAN– Suasana religius menyelimuti lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) melalui kegiatan lomba azan bagi warga binaan. Para peserta tampak sangat antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengumandangkan panggilan salat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan para penghuni lapas selama bulan suci.
Pihak pembina kerohanian memfasilitasi acara ini sebagai bagian dari program pembinaan mental yang berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap peserta mendapatkan bimbingan teknis mengenai makhraj dan irama azan yang benar. Langkah ini terbukti efektif dalam memberikan kesibukan positif bagi warga binaan di tengah masa pidana mereka.
Semangat Perubahan Melalui Lantunan Azan
Meskipun berada di balik jeruji besi, namun semangat untuk memperbaiki diri tetap terpancar dari wajah para peserta. Mereka berlomba-lomba memberikan penampilan yang paling menyentuh hati di hadapan dewan juri. Jadi, momentum ini menjadi ajang pembuktian bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Selanjutnya, dewan juri memberikan penilaian berdasarkan ketepatan nada dan tajwid dalam setiap lantunan. Warga binaan yang lain turut memberikan dukungan moral dengan menyaksikan perlombaan secara tertib. Namun, pihak keamanan tetap menjalankan prosedur pengawasan yang ketat selama acara berlangsung di dalam aula.
BACA JUGA:Rutan Rantau Kembangkan Keripik RuRa
Harapan Pembinaan Mental di Masa Depan
Oleh sebab itu, pihak Lapas berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara rutin setiap tahunnya. Kalapas memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh kesungguhan. Sehingga, pembinaan karakter ini dapat membantu mereka saat nanti kembali ke tengah masyarakat.
Sebagai penutup, perlombaan ini berakhir dengan pengumuman pemenang dan pemberian hadiah motivasi. Para peserta berharap agar kegiatan religius seperti ini semakin sering terlaksana di masa mendatang. Akhirnya, gema azan di balik jeruji ini menjadi simbol perdamaian dan harapan baru bagi setiap individu di dalamnya.

















