Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Di Tengah Tantangan Tugas Negara, Polres Tabalong Gelar Sholat Ghaib untuk Kedamaian Negeri

Di Tengah Tantangan Tugas Negara, Polres Tabalong Gelar Sholat Ghaib untuk Kedamaian Negeri

cek disini

Sholat Ghaib dan Doa Bersama: Polres Tabalong Panjatkan Harapan untuk Kedamaian Negeri

Info Marabahan– Di tengah gemuruh tugas negara yang menuntut ketegasan dan keberanian, ada saatnya hening dan doa menjadi kekuatan yang paling mendasar. Sebuah pemandangan yang mengharukan dan penuh makna terpampang di Aula Polres Tabalong, Jumat (29/08/2025) siang. Usai melaksanakan salat Jumat, aula yang biasanya digunakan untuk apel dan briefing operasional, hari itu berubah menjadi tempat ibadah yang khidmat. Petugas kepolisian dengan seragam lengkap duduk bersila berdampingan dengan ulama, tokoh masyarakat, dan pemuka agama dari berbagai keyakinan. Mereka berkumpul untuk satu tujuan: menggelar Doa Bersama dan Sholat Ghaib bagi keselamatan bangsa dan kelancaran tugas rekan-rekan mereka yang sedang bertugas di medan yang penuh tantangan.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Polres Tabalong ini bukan sekadar ritual formal. Ia adalah sebuah pernyataan sikap bahwa di balik seragam dan senjata, ada hati yang tulus berharap pada kekuatan Yang Maha Kuasa. Ini adalah bentuk solidaritas spiritual yang dalam, sebuah ikhtiar batin yang menjembatani wilayah fisik dan metafisik dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Solidaritas yang Dirajut dalam Doa

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, memimpin langsung jalannya acara. Kehadirannya tidak hanya sebagai komandan, tetapi juga sebagai pemimpin yang mengajak seluruh jajarannya untuk merendahkan hati di hadapan Sang Pencipta. Tampak hadir seluruh Pejabat Utama Polres, personel Polres Tabalong, serta personel Satbrimob Yon C Pelopor Tanjung Polda Kalsel. Yang membuatnya istimewa adalah keikutsertaan para ulama, tokoh agama, dan lintas umat beragama. Ini menegaskan bahwa pesan kedamaian yang ingin disampaikan adalah pesan universal, melampaui sekat-sekat perbedaan.

Di Tengah Tantangan Tugas Negara, Polres Tabalong Gelar Sholat Ghaib untuk Kedamaian Negeri
Di Tengah Tantangan Tugas Negara, Polres Tabalong Gelar Sholat Ghaib untuk Kedamaian Negeri

Baca Juga: Dispersip Kalsel Bedah Buku “Cuplikan Sejarah Banjar” Karya Ahmad Barjie

Tidak hanya berpusat di Polres, gelombang doa ini menyebar serentak ke seluruh Polsek jajaran di wilayah Tabalong. Setiap Kapolsek memimpin doa bersama di wilayahnya masing-masing, berkolaborasi dengan tokoh agama setempat, diikuti oleh seluruh anggota. Sebuah jaringan doa yang masif, menyatukan hati dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, memancarkan energi positif untuk seluruh negeri.

Sholat Ghaib: Penghormatan dan Permohonan Perlindungan

Puncak dari acara adalah pelaksanaan Sholat Ghaib yang dipimpin secara khusyuk oleh H. Najibul Khairani, S.Ag., M.Pd. Sholat ghaib adalah sholat jenazah yang dilakukan untuk seorang muslim yang meninggal dunia tetapi mayatnya tidak hadir di tempat, baik karena sudah dimakamkan di tempat lain, hilang, atau syahid di medan tugas.

Pelaksanaannya dalam konteks ini sangatlah profound dan penuh makna. Ia bisa dimaknai dalam beberapa lapis:

  1. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi rekan-rekan sejawat dari Polda Metro Jaya dan Korps Brimob Polri yang mungkin telah gugur dalam menjalankan tugas.

  2. Sebagai doa dan permohonan perlindungan untuk mereka yang saat ini masih bertugas di lapangan, agar dilindungi dari mara bahaya dan diberikan keselamatan.

  3. Sebagai simbol pelepasan dari segala ketakutan dan kekhawatiran, menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada Allah SWT, sambil berikhtiar maksimal di dunia.

Setiap gerakan dan bacaan dalam sholat tersebut diikuti dengan khidmat oleh seluruh personel, mencerminkan ketundukan dan harapan kolektif yang mereka panjatkan.

Pesan Kapolres: Spiritualitas sebagai Fondasi Tugas Negara

Melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, Kapolres AKBP Wahyu Ismoyo menyampaikan pesan yang mendalam dan mengena. Beliau menekankan bahwa doa bersama ini adalah “ikhtiar spiritual”.

“Kapolres Tabalong menekankan bahwa doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual kita agar bangsa Indonesia senantiasa aman, damai, dan terhindar dari perpecahan. Semoga pelaksanaan tugas negara oleh Polda Metro Jaya dan Korps Brimob Polri diberikan kelancaran, perlindungan, serta keberkahan,” ujar Iptu Joko.

Istilah “ikhtiar spiritual” ini sangat penting. Ia mengakui bahwa kesuksesan sebuah operasi keamanan tidak hanya bergantung pada strategi, teknologi, dan fisik personel yang prima, tetapi juga pada dimensi spiritual yang sering kali terlupakan. Ikhtiar spiritual adalah pengakuan bahwa manusia hanya bisa berencana, tetapi hasil akhir berada di tangan Tuhan. Ini adalah fondasi kerendahan hati yang langka dan diperlukan dalam setiap pemegang amanah.

Ajakan untuk Bersatu dan Merawat Kebersamaan

Polres Tabalong tidak berhenti pada doa internal. Mereka melanjutkan dengan ajakan terbuka kepada seluruh masyarakat Tabalong dan Indonesia pada umumnya. Ajakan untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan (ukhuwah), dan yang terpenting, turut serta mendoakan keselamatan bangsa.

Ajakan ini relevan di tengah iklim sosial yang terkadang mudah terpecah belah. Polri, dalam hal ini, memposisikan diri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai perekat bangsa yang aktif mengajak masyarakat pada nilai-nilai persatuan dan perdamaian melalui pendekatan keagamaan dan kemanusiaan.

Kegiatan doa bersama dan sholat ghaib itu ditutup dengan harapan yang sama: agar Indonesia senantiasa diliputi rahmat dan keberkahan. Harapan agar seluruh aparat kepolisian, dari Sabang sampai Merauke, dapat menjalankan tugasnya dengan penuh amanah, lancar, dan kembali selamat kepada keluarga mereka.

Apa yang dilakukan Polres Tabalong adalah sebuah teladan kepemimpinan yang holistik. Mereka memahami bahwa keamanan nasional dibangun tidak hanya dengan operasi militer dan kepolisian, tetapi juga dengan ketenangan jiwa, kekuatan spiritual, dan persatuan seluruh elemen bangsa. Dalam heningnya doa di Aula Polres Tabalong, terkumpul segala harapan, ketulusan, dan keberanian untuk terus berjuang demi merah putih. Ini adalah bukti bahwa doa adalah senjata paling ampuh bagi para pejuang perdamaian.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *