Kehadiran Wamen Transmigrasi Disambut Hangat di Batola, Bupati: Momentum Penting untuk Perkuat Pembangunan
Info Marabahan- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru, Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (20/8/2025). Hari itu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Batola karena Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, H. Viva Yoga Mauladi, melakukan kunjungan kerja pertamanya ke wilayah tersebut.
Kedatangan Wamen disambut langsung oleh Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, bersama Wakil Bupati, H. Herman Susilo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah. Tak ketinggalan, hadir pula Ketua DPRD Batola, Dandim 1005/Barito Kuala, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Plt. Kepala Disnakertrans Batola, hingga perwakilan DPP Patri (Perhimpunan Anak Transmigrasi Indonesia). Kehadiran mereka menambah semarak penyambutan, memperlihatkan kekompakan semua unsur dalam menyambut tamu dari pemerintah pusat.
Bupati Batola: Kehadiran Wamen Jadi Kebanggaan
Dalam sambutannya, Bupati H. Bahrul Ilmi menegaskan bahwa kunjungan Wamen Transmigrasi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi memiliki makna yang dalam bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, saya menyampaikan selamat datang di Bumi Ije Jela. Kehadiran Bapak Wakil Menteri merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami semua. Ini menjadi penyemangat baru untuk terus bekerja demi masyarakat,” ucap Bupati penuh rasa syukur.
Ia menambahkan, perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi akan semakin memperkuat langkah pembangunan daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Kami berharap kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih luas, baik melalui dukungan program maupun pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” imbuhnya.

Baca Juga : Batola Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Penataan Alur Sungai Barito
Wamen Viva Yoga: Transmigrasi untuk Persatuan Bangsa
Sementara itu, Wamen Viva Yoga Mauladi mengaku gembira dapat hadir langsung di tengah masyarakat transmigrasi Cahaya Baru.
“Alhamdulillah, ini pertama kalinya saya datang ke kawasan transmigrasi Batola. Kehadiran kami di sini tentu bukan dengan tangan kosong. Pemerintah menyiapkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana senilai Rp4,8 miliar,” jelas Wamen.
Adapun bantuan tersebut meliputi renovasi sekolah, pembangunan jalan usaha tani, serta jalan desa. Menurut Wamen, langkah ini penting agar kawasan transmigrasi tidak hanya berkembang dari sisi jumlah penduduk, tetapi juga dari aspek kualitas kehidupan masyarakatnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program transmigrasi memiliki misi besar dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Transmigrasi bukan hanya membangun wilayah baru, melainkan juga menjadi jembatan yang menyatukan perbedaan budaya, suku, dan latar belakang masyarakat. Di sinilah letak nilai kebangsaan yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Harapan Baru untuk Masyarakat Transmigrasi
Kunjungan ini bukan hanya mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru bagi warga transmigrasi Cahaya Baru. Dengan adanya dukungan langsung dari Kementerian Transmigrasi, masyarakat setempat berharap pembangunan akan lebih merata, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Bupati Batola pun menutup sambutannya dengan penuh keyakinan. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat. Dukungan ini akan menjadi energi positif untuk terus melangkah demi kemajuan Batola dan kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ini menandai babak baru dalam perjalanan pembangunan kawasan transmigrasi di Kabupaten Barito Kuala. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat menjadikan Cahaya Baru bukan sekadar nama, melainkan simbol harapan baru bagi masyarakat transmigran dan generasi mendatang.
















